Breaking News
light_mode
Beranda » News » DPRD Konawe Gelar RDP Terkait Dugaan Manipulasi Data Seleksi PPPK

DPRD Konawe Gelar RDP Terkait Dugaan Manipulasi Data Seleksi PPPK

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
  • comment 0 komentar

REGIONINDONESIA.COM– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), terkait adanya dugaan manipulasi data dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di daerah setempat, Senin (6/1/2025).

Diketahui, RDP tersebut dihadiri oleh Forum Honorer Aktif (FHA), Kepala BKPSDM Suparjo yang juga selaku Sekretaris Panitia Seleksi Daerah (Panselda) serta sejumlah kepala OPD tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, yang didampingi oleh Wakil Ketua I Nuryadin Tombili, Wakil Ketua II Nasrullah Faizal, serta Ketua Komisi I Dedy bersama anggota,

Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang gelar di Gedung DPRD Konawe tersebut sebagai wadah bagi mereka (FHA-red) untuk mencari kejelasan atas persoalan tersebut.

Dalam rapat tersebut, para peserta menyoroti dugaan penyimpangan dalam proses seleksi PPPK, terutama terkait dengan honorer yang dinyatakan lulus meskipun sudah tidak aktif bekerja.

Ketua FHA, Andriyadi, mendesak pemerintah daerah untuk melakukan verifikasi ulang terhadap seluruh honorer yang dinyatakan lulus seleksi.

Menurutnya, banyak tenaga honorer yang sudah lama tidak aktif bekerja namun tetap mendapatkan surat keterangan aktif, yang menjadi salah satu syarat pendaftaran PPPK.

“Kami meminta agar seluruh dokumen, seperti slip gaji, absensi, dan surat keterangan, diperiksa ulang. Kami yakin ini dapat mengungkap dugaan permainan oknum tertentu,” ucapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa dari 400 data yang diperiksa oleh forum, sebanyak 148 di antaranya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS), dan jumlah itu diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan verifikasi lebih lanjut.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BKPSDM Konawe, Suparjo, menjelaskan bahwa proses seleksi telah dilakukan sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Ia menegaskan bahwa pemberkasan peserta seleksi telah diverifikasi secara transparan oleh panitia seleksi daerah dan nasional.“Seluruh berkas telah diverifikasi dan memenuhi syarat. Jika ada kekurangan, kami memberikan waktu untuk perbaikan,” kata Suparjo.

Namun, penjelasan tersebut tidak memuaskan para tenaga honorer yang merasa banyak kejanggalan dalam proses seleksi tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, memastikan pihaknya akan mengawal seluruh aspirasi secara transparan dan tuntas.

“Kami ada di tengah-tengah kalian. RDP ini baru awal. Kami akan mengadakan rapat lanjutan dengan pihak BKN untuk menyelesaikan masalah ini secara menyeluruh,” tuturnya.

DPRD Konawe pun berkomitmen untuk menjaga transparansi dalam proses seleksi PPPK, guna memastikan keadilan bagi seluruh tenaga honorer di Kabupaten Konawe.

“Kami akan menguji semua data dan fakta di lapangan. Tidak boleh ada yang dirugikan, apalagi dengan cara-cara yang melanggar aturan,” Pungkasnya.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Heboh Video Uang Rupiah Edisi 80 Tahun Kemerdekaan

    Heboh Video Uang Rupiah Edisi 80 Tahun Kemerdekaan

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

      REGIONINDONESIA.COM – Warganet kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang menampilkan uang kertas bertuliskan “80 Tahun Kemerdekaan RI.” Dalam video tersebut, uang rupiah yang diduga edisi terbaru itu menampilkan gambar Ir. Soekarno, bendera Merah Putih, peta Indonesia, Garuda Pancasila, serta angka dan tulisan “80 NKRI.” Narasi yang tersebar menyebutkan bahwa uang tersebut merupakan edisi […]

  • Lapor Ke Polda Sultra, Keluaga Muh Mudatsir Curiga  Kematian Almarhum Bukan Murni Lakalantas

    Lapor Ke Polda Sultra, Keluaga Muh Mudatsir Curiga  Kematian Almarhum Bukan Murni Lakalantas

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM- Kematian almarhum M. Mudatsir (Baim) terus menyisakan tanda tanya. Pihak keluarga menegaskan, peristiwa yang merenggut nyawa korban bukanlah murni kecelakaan lalu lintas, melainkan diduga kuat akibat tindak penganiayaan berat. Atas dasar itu, orang tua korban, Amrain, resmi melaporkan kasus tersebut ke Polda Sulawesi Tenggara pada Rabu (4/3/2026). Laporan diterima Direktorat Reserse Kriminal Umum sekitar […]

  • Sekolah Rakyat Diperluas ke 200 Titik, BLK dan UPTD Siap Jadi Lokasi Baru Pendidikan Inklusif

    Sekolah Rakyat Diperluas ke 200 Titik, BLK dan UPTD Siap Jadi Lokasi Baru Pendidikan Inklusif

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

      REGIONINDONESIA.COM, JAKARTA – Komitmen pemerintah dalam membangun masa depan anak-anak dari keluarga tidak mampu terus diperkuat. Setelah sukses memulai penyelenggaraan Sekolah Rakyat di 100 titik, kini Kementerian Sosial (Kemensos) bersiap menambah 100 titik baru untuk tahun ajaran 2025/2026. Langkah ini didukung penuh oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), yang akan membuka akses pemanfaatan Balai Latihan Kerja […]

  • Rumuskan Arah Kepemimpinan Lima Tahun ke Depan, PDIP Sultra Gelar Konferda dan Konfercab Serentak di Kendari

    Rumuskan Arah Kepemimpinan Lima Tahun ke Depan, PDIP Sultra Gelar Konferda dan Konfercab Serentak di Kendari

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM, KENDARI – Konferensi Daerah (Konferda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Konferensi Cabang (Konfercab) 17 kabupaten/kota resmi diselenggarakan serentak di Kendari, Senin (24/11/2025). Agenda besar partai berlambang banteng moncong putih ini menjadi momentum penyusunan kepengurusan baru untuk periode lima tahun ke depan. Kegiatan yang dipusatkan di salah satu hotel di […]

  • Buntut Keluhan Buruh, PT SCM Dicecar DPRD Konawe Soal Sistem Pengupahan

    Buntut Keluhan Buruh, PT SCM Dicecar DPRD Konawe Soal Sistem Pengupahan

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDINESIA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PT. Sulawesi Cahaya Mineral (SCM), menanggapi surat dari Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Sulawesi Tenggara terkait rekrutmen tenaga kerja, sistem pengupahan, dan pembentukan serikat pekerja di perusahaan tersebut. RDP berlangsung di gedung Gusli Topan Sabara, […]

  • Reses di Desa Wonua Morome, Ketua DPRD Konawe Kawal Usulan Pembangunan dari Desa

    Reses di Desa Wonua Morome, Ketua DPRD Konawe Kawal Usulan Pembangunan dari Desa

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, I Made Asmaya, S.Pd., MM, yang juga merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), melaksanakan Reses III Tahun Anggaran 2025 di Desa Wonua Morome, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (18/6/2025). Diketahui, reses ini menjadi momen penting bagi wakil rakyat untuk menyerap […]

expand_less