DPRD Konawe Gelar Paripurna LKPJ 2024, Begini Deretan Prestasi Nasional Pemerintah Daerah
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sen, 22 Apr 2024
- comment 0 komentar

REGIONINDONESIA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2024, Selasa (22/4/2025).
Diketahui, Rapat tersebut menjadi panggung penting bagi Pemerintah Kabupaten Konawe untuk menampilkan capaian strategis selama tahun berjalan, sekaligus menjadi refleksi di tengah dinamika politik nasional dan lokal.
Dipimpin oleh Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, S.Pd, MM, serta didampingi Wakil Ketua Nuryadin Tombili, ST, rapat dihadiri Wakil Bupati H. Syamsul Ibrahim, SE, M.Si, Sekda Konawe Dr. Ferdinand, SP, MH, jajaran Forkopimda, serta pejabat eselon II dan III lingkup Pemda Konawe.
Tahun 2024 menjadi tahun yang tidak biasa bagi Konawe, dengan kepemimpinan transisional yang diisi oleh dua Penjabat Bupati, Dr. Harmin Ramba, SE, MM dan Stanley, SE, S.SIT, MM. Meski dalam masa transisi, Konawe justru mencatat berbagai pencapaian signifikan.
Dalam sambutan Bupati Konawe H. Yusran Akbar, ST yang dibacakan Wakil Bupati, Pemerintah Daerah menyampaikan apresiasi atas kerja kolektif seluruh elemen.
Disampaikan pula bahwa LKPJ ini merupakan bentuk akuntabilitas publik, sesuai amanat UU No. 23 Tahun 2014.
Enam pilar pembangunan menjadi fokus: kualitas SDM, tata kelola pemerintahan, infrastruktur, ketahanan bencana, peningkatan pendapatan masyarakat, serta keamanan wilayah.
Konawe menorehkan sederet prestasi Nasional sepanjang 2024, diantaranya:
1. Pemilu Aman dan Tertib dengan partisipasi pemilih mencapai 87,86%.
2. Pelunasan utang Rp 231 miliar ke PT. SMI untuk RS Konawe.
3. Penghargaan Pemerintahan Berkinerja Tinggi, masuk 15 besar nasional.
4. Pelayanan Publik Terbaik, dari Ombudsman RI.
5. Penyaluran Dana Desa dan DAK Efektif.
6. Sertifikasi Tanah Transmigrasi Dipercepat, diapresiasi Kemendes PDTT.
Meski pertumbuhan ekonomi melambat ke angka 1,82%, Konawe tetap menjadi yang tertinggi se-Sulawesi Tenggara.
Indeks Gini menurun ke 0,302, menunjukkan distribusi pendapatan yang lebih merata.
Tingkat pengangguran turun menjadi 2,95%, dan IPM meningkat ke posisi ke-4 di Sultra.
Realisasi pendapatan daerah mencapai 96,41%, dengan PAD yang melampaui target.
Sementara belanja daerah tercapai 93,59%, menyisakan SILPA sebesar Rp50,6 miliar.
Pemerintah Kabupaten Konawe menegaskan komitmen melanjutkan pembangunan dengan semangat “Membangun Desa, Menata Kota, Mewujudkan Konawe Bersahaja”.
Visi besar ke depan adalah menjadikan Konawe sebagai daerah yang berdaya saing, sejahtera, adil, dan berkelanjutan.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar