Breaking News
light_mode
Beranda » Peristiwa » Warga Tunggala Dalam Kaget Tanah Mereka Tiba tiba Diklaim

Warga Tunggala Dalam Kaget Tanah Mereka Tiba tiba Diklaim

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
  • comment 0 komentar

REGIONINDONESIA.COM – Kasus dugaan penyerobotan tanah kembali mencuat di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Kali ini terjadi di Lorong Tunggala Dalam (Baito), Kelurahan Wuawua, Kecamatan Wuawua, Senin (20/10/2025).

Sebanyak delapan warga di wilayah tersebut mengaku terkejut setelah mengetahui tanah milik mereka tiba-tiba telah beralih kepemilikan menjadi atas nama orang lain dan bahkan sudah bersertifikat resmi.

Salah satu warga, Erik Lerihardika, menuturkan bahwa tanah tersebut dibeli oleh orang tuanya pada tahun 2013 dari seseorang bernama Suharto. Namun, tanpa sepengetahuan mereka, kini tanah itu diklaim oleh pihak lain.

“Tanah itu sudah jelas kami beli, ada saksi, tapi tiba-tiba sekarang sudah jadi sertifikat atas nama orang lain. Kami sangat terkejut,” ujar Erik Senin (20/10/2025).

Erik mengungkapkan, pihaknya bersama warga lain sempat melakukan pertemuan di Kantor Lurah Wuawua untuk mempertanyakan dasar penerbitan sertifikat baru oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Namun, pertemuan tersebut tidak membuahkan hasil karena pihak yang diduga menyerobot enggan menunjukkan bukti kepemilikan yang sah.

“Ini aneh sekali. Kami beberapa waktu lalu melakukan pertemuan dan mempertanyakan apa dasar tanah kita disertifikatkan. Tetapi pihak penyerobot enggan memberikan jawaban. Dan malah laporkan kita ke Polda. Atas dasar hukum apa mereka laporkan kita?” ungkap Erik dengan nada kecewa.

Merasa dirugikan, warga kini tengah berkonsultasi dengan penasihat hukum dan menyiapkan langkah hukum atas dugaan penyerobotan tanah tersebut.

“Kami juga sudah bertemu dengan Bang Andre Dermawan, Ketua LBH HAMI Sultra, beberapa waktu lalu untuk membahas langkah selanjutnya,” jelasnya.

Sementara itu, warga lainnya, Harjun, mengatakan bahwa peristiwa semacam ini bukan yang pertama kali terjadi di wilayah mereka. Ia menyebut sebelumnya juga sempat ada pihak lain yang mengklaim tanah miliknya, namun gugur karena tidak memiliki bukti kuat.

“Ini sudah berapa kali ada yang mengaku. Tahun lalu kami juga pernah dilaporkan ke Polres dengan orang berbeda, tapi mereka kalah karena tidak bisa membuktikan atas dasar tanah mereka. Kali ini yang mengklaim berinisial Ibu JU, dan tiba-tiba sudah punya sertifikat,” ujarnya.

Harjun menegaskan bahwa dirinya memiliki bukti yang sah atas kepemilikan tanah tersebut, termasuk alas hak dan bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Kami punya bukti PBB, bukti alas hak, dan asal muasal tanah yang bapak saya beli dari Pak Gawu,” pungkasnya.

  • Penulis: Redaksi
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Konawe: Selamat Hari Bhayangkara, Terus Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

    Ketua DPRD Konawe: Selamat Hari Bhayangkara, Terus Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM – Ketua DPRD Kabupaten Konawe, I Made Asmaya, S.Pd., MM., menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-79 kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Konawe, Selasa (1/7/2025). Hal itu disampaikannya usai mengikuti upacara peringatan HUT Bhayangkara di halaman Kantor Bupati Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Dalam momen peringatan tersebut, politisi PDI Perjuangan itu menyuarakan […]

  • Kasus Pembunuhan di Desa Silang Diduga Berencana, Kuasa Hukum Ungkap Persiapan Senjata

    Kasus Pembunuhan di Desa Silang Diduga Berencana, Kuasa Hukum Ungkap Persiapan Senjata

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM – Kasus dugaan pembunuhan yang terjadi di Desa Silang, Kecamatan Bacan Timur Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Hasel), Provinsi Maluku Utara (Malut), terus bergulir di Polres Halmahera Selatan, Minggu (26/4/2026). Informasi yang dihimpun, menyebutkan, peristiwa tragis tersebut terjadi pada Senin (6/4/2026) lalu. Korban diketahui berinisial IT alias Unyil (37), warga Desa Liaro. Pihak Polres Halmahera […]

  • Dugaan Pelecehan, YLBH Sultra Polisikan Oknum Manajer Koperasi di Kendari

    Dugaan Pelecehan, YLBH Sultra Polisikan Oknum Manajer Koperasi di Kendari

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM- Seorang Manajer Koperasi berinisial K, yang bertugas di Koperasi Karya Samaturu, dilaporkan ke Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual Laporan tersebut dilayangkan oleh korban, W (18), seorang karyawan swasta, pada Selasa (02/12/2025). ​Dalam laporan pengaduan, korban W melaporkan K atas dugaan Kekerasan Seksual. Peristiwa tak terpuji tersebut dilaporkan terjadi […]

  • Komitmen PT Hoffmen, Nelayan Dusun IV Wawatu Dapat Bantuan 4 Unit Perahu dan Mesin

    Komitmen PT Hoffmen, Nelayan Dusun IV Wawatu Dapat Bantuan 4 Unit Perahu dan Mesin

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM – PT. Hoffmen Energi Perkasa kembali menunjukkan komitmen tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan menyalurkan bantuan signifikan kepada masyarakat lingkar tambang, khususnya kelompok nelayan di Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara. Bantuan berupa empat unit perahu nelayan beserta mesinnya yang siap operasional diserahkan langsung kepada Kelompok Nelayan Dusun IV Desa Wawatu. ​Aksi ini merupakan realisasi […]

  • PT Toshida Diduga Langgar Aturan PKC PMII Sultra Desak Kejagung dan Mabes Polri Bertindak 

    PT Toshida Diduga Langgar Aturan PKC PMII Sultra Desak Kejagung dan Mabes Polri Bertindak 

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM– Sebuah skandal tambang ilegal besar-besaran mengguncang Sulawesi Tenggara! PT Toshida Indonesia, perusahaan tambang yang beroperasi di Kabupaten Kolaka, dituding melakukan pelanggaran serius terhadap aturan kehutanan dan pertambangan. Ketua PKC PMII Sultra, Awaludin, menyatakan bahwa PT Toshida Indonesia telah beroperasi selama beberapa tahun tanpa mengantongi IIPKH (Izin Penggunaan Kawasan Hutan) dan merambah kawasan hutan tanpa […]

  • Demo di KLHK, Warga Wawonii Minta Solusi Pasca Pencabutan Izin Kehutanan Tambang

    Demo di KLHK, Warga Wawonii Minta Solusi Pasca Pencabutan Izin Kehutanan Tambang

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM – Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Wawonii Bergerak menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rabu (12/11/2025). Mereka mendesak pemerintah segera mencari solusi atas dampak berhentinya operasi produksi PT Gema Kreasi Perdana (GKP), perusahaan tambang nikel yang beroperasi di Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara. Dalam […]

expand_less