Breaking News
light_mode
Beranda » News » PT GKP Laporkan Capaian Lingkungan Positif Sepanjang 2025

PT GKP Laporkan Capaian Lingkungan Positif Sepanjang 2025

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
  • comment 0 komentar

REGIONINDONESIA.COM – PT Gema Kreasi Perdana (GKP) mencatatkan sejumlah pencapaian penting di bidang pengelolaan lingkungan sepanjang tahun 2025. Melalui penguatan sistem pengelolaan air, kepatuhan regulasi, rehabilitasi hutan dan daerah aliran sungai (DAS), reklamasi lahan, hingga penanaman mangrove, perusahaan menegaskan komitmennya menjalankan praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Salah satu capaian utama PT GKP pada 2025 adalah kualitas air limbah tambang yang 100 persen memenuhi baku mutu lingkungan sepanjang tahun. Hasil ini didukung oleh penguatan infrastruktur pengelolaan air, termasuk perluasan settling pond secara bertahap.

“Pengelolaan air menjadi prioritas utama kami. Sepanjang 2025, seluruh hasil pemantauan menunjukkan bahwa kualitas air limbah tambang PT GKP konsisten berada di bawah ambang batas baku mutu yang ditetapkan oleh standar regulasi pemerintah,” ujar Badrus Soleh, Environment & Forestry Superintendent PT GKP.

Ia menjelaskan, hingga Desember 2025, total luas settling pond PT GKP telah mencapai 4,88 hektare, yang dikembangkan secara konsisten sejak 2023.

“Perluasan settling pond ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bagian dari sistem pengendalian lingkungan untuk memastikan aktivitas tambang tidak berdampak pada perairan sekitar. Air adalah sumber daya dasar yang digunakan untuk kehidupan kita semua, jadi wajib kita jaga dan kelola dengan sangat baik,” tambahnya.

PT GKP juga tercatat berhasil menerima Penghargaan PROPER Biru dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI untuk periode 2023–2024. Apresiasi ini mencerminkan keseriusan PT GKP dalam melestarikan dan mengelola keanekaragaman hayati pada lingkungan sekitarnya, mematuhi regulasi sesuai persyaratan KLHK, dan berkomitmen untuk melibatkan diri secara aktif dalam praktik bisnis yang berkelanjutan.

Untuk capaian aspek kehutanan, PT GKP juga telah merealisasikan Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) seluas 743 hektare sepanjang 2025, yang tersebar di Kabupaten Konawe Kepulauan dan Konawe Selatan. Kegiatan penanaman bibit pohon tersebut telah mencapai 100 persen dan dilanjutkan dengan bimbingan teknis pemeliharaan tahun pertama (P1) oleh BPDAS Konaweha.

“Melalui Rehabilitasi DAS yang kami lakukan, penting untuk kami memastikan tanaman tumbuh dan berfungsi ekologis. Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan BPDAS untuk memastikan keberlanjutan program ini,” kata Badrus.

Sementara itu, dalam aspek reklamasi, hingga 2025 PT GKP telah mereklamasi lahan seluas 19,77 hektare. Untuk mendukung kegiatan tersebut, perusahaan memproduksi 15.054 bibit tanaman di nursery internal PT GKP sepanjang 2025, yang digunakan untuk reklamasi dan penghijauan area tambang. Komitmen lingkungan PT GKP juga menyasar wilayah pesisir. Sepanjang Pantai Wawonii, perusahaan telah melakukan penanaman 10.000 bibit mangrove, sebagai upaya menjaga ekosistem pesisir dan melindungi garis pantai.

Strategic Communication Manager PT GKP, Hendry Drajat, menegaskan bahwa capaian-capaian ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama lingkungan dan masyarakat.

“Kami memahami bahwa pertambangan hanya bisa berjalan secara berkelanjutan, jika lingkungan dan masyarakat sekitar ikut terlindungi. Karena itu, transparansi dan kinerja lingkungan menjadi fondasi utama operasional perusahaan. Kami ingin publik mengetahui bahwa praktik pertambangan yang bertanggung jawab bukan sekadar wacana, tetapi dapat diwujudkan melalui kerja nyata dan terukur oleh semua pihak,” ujar Hendry.

Program pengelolaan lingkungan PT GKP juga dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar. Salah satu perwakilan masyarakat Wawonii dari Desa Teporoko, Sumarni menyampaikan bahwa kondisi lingkungan, khususnya di wilayah pesisir, menunjukkan perubahan yang lebih baik.

“Saya terlibat langsung dalam penanaman mangrove dan melihat langsung setiap hari bagaimana perusahaan melakukan reklamasi dan aktivitas lingkungan yang lain. Upaya ini penting untuk terus berlanjut karena manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang dan generasi ke depan,” ujarnya.

Pandangan serupa disampaikan oleh pakar lingkungan Guru Besar Jurusan Kehutanan di Universitas Halu Oleo (UHO) dan Ketua Umum Asosiasi Mikoriza Indonesia (AMI), Prof. Dr. Ir. Hj. Husna, MP, yang menilai capaian ini sebagai langkah positif dalam praktik pertambangan nikel, khususnya di Pulau Wawonii.

“Terjaganya kualitas ekologi dan biodiversitas di Pulau Wawonii bukan tanpa alasan. Faktanya, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga sektor swasta terus bekerja sama dan berkolaborasi untuk menjaga keseimbangan kelestarian lingkungan di Pulau Wawonii. Semua pihak memastikan kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan sekitar,” jelasnya.

  • Penulis: Redaksi
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tarian Wulele Sanggula DPRD Konawe Curi Perhatian di Pawai Budaya HUT ke-65 Konawe

    Tarian Wulele Sanggula DPRD Konawe Curi Perhatian di Pawai Budaya HUT ke-65 Konawe

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM  – Ribuan pasang mata tak henti-hentinya terpukau menyaksikan gelaran Pawai Budaya yang berpadu harmonis dengan khidmatnya ritual adat Mosehe Wonua, menciptakan harmoni antara kemeriahan dan nilai sakral tradisi, Jum’at (16/5/2025). Suasana Kota Unaaha pun berubah menjadi lautan warna dan semangat kebudayaan dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-65 Kabupaten Konawe. Dengan tema penuh makna, “Menjaga […]

  • Sengketa Jalan Hauling di Pomalaa PT Toshida Polisikan PT TRK

    Sengketa Jalan Hauling di Pomalaa PT Toshida Polisikan PT TRK

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM– PT Toshida Indonesia menyerahkan penanganan masalah penutupan akses jalan hauling di wilayah Pomalaa, Kabupaten Kolaka, kepada pihak kepolisian. Manajemen perusahaan telah melayangkan laporan resmi ke Polda Sultra pada 2 Februari 2026 lalu, laporan tersebut untuk mencari keadilan dan kepastian hukum atas aktivitas pertambangan mereka. General Manager (GM) PT Toshida, Umar, menyatakan bahwa perusahaan mengalami […]

  • Skandal Rp53,7 Miliar di Kemnaker: KPK Tetapkan 8 Tersangka Dugaan Korupsi RPTKA

    Skandal Rp53,7 Miliar di Kemnaker: KPK Tetapkan 8 Tersangka Dugaan Korupsi RPTKA

    • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Penyidikan masih terus berlangsung. KPK membuka peluang adanya penetapan tersangka baru berdasarkan hasil penelusuran aliran dana yang masih dikembangkan.   REGIONINDONESIA.COM, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengungkap kasus korupsi besar. Kali ini melalui siaran persnya, delapan pejabat dan staf Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pemerasan terkait pengurusan Rencana Penggunaan […]

  • PT Hoffmen Salurkan Bantuan Bibit Kakao untuk Kelompok Tani di desa Mata Wawatu Konsel

    PT Hoffmen Salurkan Bantuan Bibit Kakao untuk Kelompok Tani di desa Mata Wawatu Konsel

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM-Wujud nyata kepedulian terhadap kesejahteraan warga di area lingkar tambang kembali ditunjukkan oleh PT Hoffmen Energi Perkasa pada senin 1 desember 2025 Perusahaan ini secara resmi menyalurkan bantuan pertanian berupa bibit kakao beserta sarana penunjangnya kepada masyarakat Kelompok Tani Mepokoaso di Desa Mata Wawatu, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) ​Bantuan ini diserahkan langsung kepada para petani […]

  • Lapor Ke Polda Sultra, Keluaga Muh Mudatsir Curiga  Kematian Almarhum Bukan Murni Lakalantas

    Lapor Ke Polda Sultra, Keluaga Muh Mudatsir Curiga  Kematian Almarhum Bukan Murni Lakalantas

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM- Kematian almarhum M. Mudatsir (Baim) terus menyisakan tanda tanya. Pihak keluarga menegaskan, peristiwa yang merenggut nyawa korban bukanlah murni kecelakaan lalu lintas, melainkan diduga kuat akibat tindak penganiayaan berat. Atas dasar itu, orang tua korban, Amrain, resmi melaporkan kasus tersebut ke Polda Sulawesi Tenggara pada Rabu (4/3/2026). Laporan diterima Direktorat Reserse Kriminal Umum sekitar […]

  • Dirut Bank Sultra Diduga Duduki Jabatan di Bank Mandiri 

    Dirut Bank Sultra Diduga Duduki Jabatan di Bank Mandiri 

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM– Dugaan rangkap jabatan di tubuh Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (BPD Sultra) mencuat dan menuai sorotan publik. Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, diduga merangkap jabatan sebagai Head Area Regional IV Sulawesi dan Maluku di Bank Mandiri (BUMN). Sementara itu, Ronal Sihaan, yang menjabat sebagai Direktur Pemasaran Bank Sultra, juga disebut merangkap […]

expand_less