Bupati Konawe Sampaikan Visi Misi Saat Paripurna Istimewa
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sen, 3 Mar 2025
- comment 0 komentar

REGIONINDONESIA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), gelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan pidato perdana Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST., yang menyampaikan visi dan misinya untuk masa depan Kabupaten Konawe, Senin (3/3/2025).
Diketahui, rapat Paripurna Istimewa tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD, I Made Asmaya, S.Pd, MM, dan dihadiri langsung oleh Bupati Konawe Yusran Akbar, ST, serta Wakil Bupati H. Syamsul Ibrahim, didampingi Wakil Ketua I DPRD Konawe, Nuryadin Tombili, SE, dan Wakil Ketua II, Nasrullah Faizal, SH.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Konawe AKBP Ahmad Setiadi, S.IK, Kajari Konawe Dr. Musafir Menca, SH, S.Pd, MH, Pabung 1417 Haluoleo Kendari Letkol Azwar Dinata, SH, Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. Ferdinand, SP, MH.
Turut serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua dan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Konawe, Ketua dan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Konawe, Rektor Universitas Lakidende, dan Ketua PGRI Konawe Hj. Hania, S.Pd, M.Pd.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, menyampaikan ucapan selamat kepada H. Yusran Akbar dan H. Syamsul Ibrahim yang baru dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Konawe periode 2025-2030.
Ia berharap agar Bupati dan Wakil Bupati yang baru dapat menjalankan tugas dengan penuh amanah serta memegang teguh kepercayaan masyarakat Kabupaten Konawe.
“Kami yakin dan percaya bahwa Bupati dan Wakil Bupati mampu memberikan yang terbaik untuk kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar I Made Asmaya.
Politisi PDIP ini juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan rasa kebersamaan, merapatkan barisan, dan menyatukan persepsi dalam membangun Kabupaten Konawe.
Ia menegaskan agar segala perbedaan yang ada selama pemilihan bupati dan wakil bupati lalu harus dilupakan demi masa depan yang lebih baik.
“Saya berharap kita semua dapat meninggalkan perbedaan dalam pemilihan yang lalu. Bapak Yusran Akbar dan Syamsul Ibrahim adalah pemimpin pilihan rakyat, yang hadir untuk seluruh rakyat Konawe,” tegasnya.
Selain itu, Ketua DPRD Konawe juga menyampaikan terima kasih kepada Penjabat (Pj) Bupati Konawe, Stanley, yang telah melaksanakan tugas dengan baik selama menjabat sebagai Pj Bupati Konawe, mulai dari 15 Agustus 2024 hingga serah terima jabatan pada 20 Februari 2025.
Made, sapaan akrab Ketua DPRD juga mengapresiasi peran Pj Bupati dalam menggerakkan berbagai kegiatan pembangunan dan pelayanan publik selama masa jabatan.
Dalam kesempatan tersebut, dirinya menjelaskan pentingnya hubungan kerja yang setara dan kemitraan antara Pemerintah Daerah dan DPRD.
Ia menekankan bahwa kedua lembaga ini memiliki kedudukan yang sejajar dan tidak saling membawahi, serta saling mendukung dalam merumuskan kebijakan daerah untuk melaksanakan otonomi daerah.
“Hubungan kemitraan antara Pemerintah Daerah dan DPRD akan menciptakan kerja sama yang produktif dan saling mendukung dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing,” ujarnya.
Ketua DPRD Konawe juga mengingatkan bahwa tantangan besar masih harus dihadapi, baik dalam bidang pemerintahan, pembangunan, maupun politik.
Ia juga menegaskan pentingnya efisiensi anggaran dalam mendukung program nasional dan meningkatkan kinerja pemerintahan yang pro-rakyat.
Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa instrumen APBD harus benar-benar direncanakan dengan baik untuk menjawab kebutuhan masyarakat serta menjamin tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
“Di bidang politik, ruang demokrasi semakin terbuka, namun Pemda dan DPRD harus lebih peka dalam mewadahi aspirasi masyarakat yang semakin dinamis,” tambahnya.
I Made Asmaya juga mengingatkan agar pemerintah dan masyarakat selalu menjaga persatuan dan kesatuan di tengah perkembangan informasi yang pesat.
Dirinya mengingatkan bahwa keberagaman suku, agama, dan golongan di Kabupaten Konawe harus dijaga sebagai kekuatan dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
“Perkembangan informasi dapat membawa dampak positif, namun juga berpotensi menimbulkan ekses negatif yang bisa merongrong persatuan. Kita harus menjaga persatuan dan kesatuan, karena keberagaman adalah kekuatan bagi kemajuan Kabupaten Konawe,” pungkasnya.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar