Breaking News
light_mode
Beranda » News » PT GKP Catat Progres Reklamasi Signifikan, Total Hampir 20 Ribu Bibit Tertanam di Konkep 

PT GKP Catat Progres Reklamasi Signifikan, Total Hampir 20 Ribu Bibit Tertanam di Konkep 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
  • comment 0 komentar

REGIONINDONESIA.COM – Hingga Triwulan I tahun 2026, PT Gema Kreasi Perdana (GKP) telah merealisasikan reklamasi lahan pascatambang seluas 23,75 hektare di wilayah operasionalnya di Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).

Capaian ini menjadi bagian dari progres berkelanjutan perusahaan dalam upaya pemulihan dan pengelolaan lingkungan pascatambang.

Praktik reklamasi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada luasan lahan, tetapi juga pada kualitas ekosistem yang dibangun kembali. Sepanjang periode tersebut, perusahaan tercatat telah menanam sebanyak 19.792 bibit pohon dengan komposisi tanaman lokal mencapai lebih dari 40 persen.

Environment & Forestry Superintendent PT GKP, Badrus Soleh, menjelaskan bahwa capaian reklamasi hingga Triwulan I 2026 merupakan hasil perencanaan yang dilakukan secara bertahap, berkelanjutan, dan berbasis indikator terukur.

“Setiap kegiatan reklamasi dirancang dengan target yang jelas, mulai dari luasan lahan, jumlah dan komposisi tanaman, hingga tingkat keberhasilan tumbuh. Dengan pendekatan ini, kami memastikan pemulihan lahan pascatambang berjalan konsisten, bukan bersifat sporadis,” ujarnya.

Menurut Badrus, pendekatan berbasis data tersebut memungkinkan perusahaan terus meningkatkan kualitas reklamasi, tidak hanya dari sisi kuantitas, tetapi juga efektivitas dalam memulihkan fungsi lingkungan.

“Progres yang dicapai saat ini merupakan bagian dari tahapan jangka panjang. Kami terus melakukan evaluasi berbasis data agar setiap area reklamasi dapat berkembang menuju kondisi ekosistem yang lebih stabil dan produktif,” tambahnya.

Penilaian positif terhadap upaya reklamasi PT GKP juga datang dari kalangan akademisi. Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan Universitas Haluoleo (UHO) sekaligus Peneliti Biodiversitas Pulau Wawonii, Prof. Faisal Danu Tuheteru, menilai perkembangan reklamasi perusahaan menunjukkan kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

“Saya melihat langsung perusahaan ini memiliki komitmen tinggi terhadap pemulihan lingkungan. Dari pengamatan sejak tahun 2023 hingga 2025, perkembangan reklamasi terlihat sangat progresif,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kemajuan tersebut terlihat dari dua aspek utama, yakni peningkatan luasan reklamasi setiap tahun seiring aktivitas tambang, serta semakin beragamnya jenis tanaman yang digunakan.

“Pada tahun 2023, jenis tanaman yang ditanam masih terbatas pada sengon dan sengon buto. Namun pada pemantauan terakhir November 2025, jenisnya sudah jauh lebih beragam, seperti bintangur, jabon merah, hingga cemara laut,” jelas Prof. Danu.

Keberagaman vegetasi tersebut dinilai penting untuk membangun kembali ekosistem yang lebih stabil dan mendekati kondisi alami kawasan.

Selain itu, praktik reklamasi PT GKP juga didukung hasil pemantauan ilmiah biodiversitas. Berdasarkan kajian yang dilakukan, tercatat sedikitnya 114 jenis tumbuhan yang menjadi basis referensi dalam pengelolaan lingkungan perusahaan.

“Data flora dan fauna ini sangat penting. Kami berharap 114 jenis tumbuhan tersebut dapat menjadi dasar bagi perusahaan dalam menentukan jenis tanaman reklamasi yang tepat,” katanya.

Prof. Danu juga mendorong peningkatan penggunaan tanaman endemik serta spesies dengan tingkat keterancaman tinggi sebagai bagian dari strategi konservasi jangka panjang.

“Perusahaan tambang diharapkan mampu memproduksi bibit tanaman lokal, termasuk spesies yang terancam, untuk ditanam kembali di area reklamasi. Apalagi PT GKP telah memiliki fasilitas nursery yang layak dengan produktivitas baik,” pungkasnya. (Rls)

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Konawe Gelar Paripurna Hasil Reses, I Made Asmaya Tekankan Realisasi Pokir untuk Masyarakat

    DPRD Konawe Gelar Paripurna Hasil Reses, I Made Asmaya Tekankan Realisasi Pokir untuk Masyarakat

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), gelar Rapat Paripurna Pelaporan Hasil Reses Masa Sidang II Tahun 2025 pada Jumat, (14/3/2025). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari reses yang telah dilaksanakan oleh para anggota DPRD di daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Rapat paripurna yang berlangsung di ruang sidang utama DPRD […]

  • Program Biodiversitas PT GKP, Peneliti Ungkap Spesies Baru di Wawonii 

    Program Biodiversitas PT GKP, Peneliti Ungkap Spesies Baru di Wawonii 

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM – Tak hanya menjadi program lingkungan semata, aktivitas pemantauan biodiversitas PT Gema Kreasi Perdana (GKP) bersama akademisi berkontribusi membuka lembaran ilmiah baru tentang kekayaan hayati Pulau Wawonii. Dalam kurun tiga tahun terakhir, pemantauan tersebut berhasil mencatat sejumlah spesies yang belum pernah dilaporkan berada di pulau kecil tersebut. Pemantauan ini dilakukan oleh salah satu Peneliti Biodiversitas […]

  • Target Eliminasi HIV dan IMS 2030: Kemenkes RI Pacu Edukasi, Deteksi Dini, dan Layanan Kesehatan Reproduksi

    Target Eliminasi HIV dan IMS 2030: Kemenkes RI Pacu Edukasi, Deteksi Dini, dan Layanan Kesehatan Reproduksi

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Dengan strategi yang menyeluruh dan berbasis data, pemerintah berharap dapat menekan laju penularan HIV dan IMS di Indonesia, demi generasi masa depan yang lebih sehat dan berdaya.   REGIONINDONESIA.COM – Pemerintah Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk mengeliminasi HIV dan Infeksi Menular Seksual (IMS) pada tahun 2030. Kementerian Kesehatan RI menyatakan, upaya sistematis akan difokuskan pada perluasan […]

  • Wakil Ketua DPRD Konawe Turun Ke Jalan Bagikan 1.000 Takjil di Desa Anggopiu

    Wakil Ketua DPRD Konawe Turun Ke Jalan Bagikan 1.000 Takjil di Desa Anggopiu

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM – Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama mewarnai suasana Ramadan di Desa Anggopiu, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Munggu (23/3/2025). Diketahui, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe, Nasrullah Faizal, SH, bersama pengurus Masjid Al Ihsan, turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil kepada masyarakat setempat dan para pengguna jalan […]

  • Target Sebelum Idulfitri, Pemda dan BPN Pastikan Pembayaran Damsos Bendungan Ameroro

    Target Sebelum Idulfitri, Pemda dan BPN Pastikan Pembayaran Damsos Bendungan Ameroro

    • calendar_month Kam, 13 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM- Santunan Dampak Sosial (Damsos) bagi masyarakat terdampak pembangunan Bendungan Ameroro di Desa Tamesandi, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, dipastikan akan dibayarkan sebelum Hari Raya Idulfitri 2025. Pembayaran ini berlaku bagi bidang lahan yang telah memenuhi syarat administrasi. Kepastian tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Gedung Gusli Topan Sabara pada Jumat, (13/3/2025). […]

  • Warga Waworoda Jaya Keluhkan Alat Pertanian hingga Penangkal Petir, Ini Respon Anggota DPRD Konawe

    Warga Waworoda Jaya Keluhkan Alat Pertanian hingga Penangkal Petir, Ini Respon Anggota DPRD Konawe

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe, Kristian Tandabioh, SH. M.A.P menggelar reses di Desa Waworoda Jaya, Kecamatan Tongauna Utara, Kamis (27/2/2025). Hadir Kepala Desa Waworoda Jaya, Pasta, Tokoh Agama, Ust. Raden Masuri dan staf DPRD Konawe, Ambo Ala, S.Sos. Dalam kegiatan ini, Kristian mengatakan kehadiran pada reses adalah untuk menyerap aspirasi masyarakat. […]

expand_less