Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Kasus Dugaan Bawa Lari Anak di Angata Mandek, Pemuda LIRA Kritik Kinerja Polres Konsel

Kasus Dugaan Bawa Lari Anak di Angata Mandek, Pemuda LIRA Kritik Kinerja Polres Konsel

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
  • comment 0 komentar

REGIONINDONESIA.COM, KONAWE SELATAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda LIRA Konawe Selatan (Konsel) kembali menyoroti lambannya penanganan kasus dugaan membawa lari anak di bawah umur yang telah dilaporkan pada bulan November 2025 lalu.

Kasus tersebut tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/35/XI/2025/SPKT Polsek Angata, Polres Konsel, Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) dan saat ini penanganannya berada di Unit PPA Polres Konawe Selatan.

Korban dalam perkara ini inisial SNA, sementara terduga pelaku berinisial Ab. Berdasarkan informasi yang dihimpun, terduga pelaku diketahui bekerja di perusahaan PT IPIP dan keberadaannya dinilai sudah jelas.

Ketua DPD Pemuda LIRA Konawe Selatan, Ibrahim Haris, mempertanyakan alasan belum adanya tindakan tegas dari pihak kepolisian.

“Alasan apa lagi yang akan diutarakan pihak kepolisian? Bukti-bukti yang mengarah pada keberadaan terduga pelaku sudah kuat, posisinya pun sudah diketahui. Lalu kenapa sampai hari ini belum ada tindakan? Ini yang menjadi tanda tanya besar bagi kami dan masyarakat,” tegas Ibrahim Haris, Kamis (19/2/2026).

Ia menambahkan bahwa kasus yang menyangkut perlindungan anak seharusnya menjadi prioritas utama penegakan hukum dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Sementara itu, Sekretaris Pemuda LIRA Konawe Selatan, Pemrin SH, menilai bahwa kinerja aparat dalam kasus ini belum mencerminkan komitmen reformasi Polri yang profesional, presisi, dan responsif terhadap laporan masyarakat.

“Masyarakat menunggu tindakan nyata, bukan sekadar proses administratif. Kami berharap Unit PPA Polres Konsel segera mengambil langkah tegas demi kepastian hukum dan rasa keadilan bagi korban,” ujarnya.

DPD Pemuda LIRA Konawe Selatan menegaskan akan terus mengawal perkembangan kasus ini hingga ada langkah konkret dari pihak kepolisian, dan memastikan proses hukum berjalan secara transparan dan profesional.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • H. Rustam Siap Perjuangan Pengaspalan Jalan di Latoma

    H. Rustam Siap Perjuangan Pengaspalan Jalan di Latoma

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM – Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat di wilayah atau daerah pemilihannya, Anggota DPRD Konawe, H. Rustam SE, laksanakan reses II tahun anggaran 2025 di Kelurahan Latoma, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (26/2/2025). Diketahui, reses yang berlangsung di kantor kelurahan Latoma ini turut di hadiri para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh […]

  • Fitriyah Nurainun Guncang Kontestasi Presiden Mahasiswa UHO, Bawa Misi Kepemimpinan Inklusif

    Fitriyah Nurainun Guncang Kontestasi Presiden Mahasiswa UHO, Bawa Misi Kepemimpinan Inklusif

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM – Fitriyah Nurainun Natiq Mapatarani, mahasiswi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo, tampil sebagai satu-satunya kandidat perempuan dalam kontestasi Presiden Mahasiswa UHO tahun ini. Melalui wawancara via sambungan telepon, Sabtu (7/12/2025), Fitriyah menyampaikan tekad dan alasan kuat di balik keputusannya maju dalam pemilihan tersebut. “Menjadi calon ketua BEM […]

  • Sinergi PMI dan DPRD Konawe: I Made Asmaya Jadi Ketua Dewan Kehormatan

    Sinergi PMI dan DPRD Konawe: I Made Asmaya Jadi Ketua Dewan Kehormatan

    • calendar_month Kam, 19 Jun 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, I Made Asmaya, S.Pd., MM, menerima secara langsung kunjungan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Konawe, Hj. Sarnina Yusrin Usbar, SE, beserta jajaran pengurus PMI di Gedung DPRD, Kamis (19/6/2025). I Made Asmaya menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk silaturahmi Ketua PMI Konawe beserta pengurusnya ke “rumah […]

  • DPRD Konawe  Paripurna Laporan Reses Masa Sidang II 2025

    DPRD Konawe  Paripurna Laporan Reses Masa Sidang II 2025

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar rapat paripurna pelaporan hasil reses masa sidang II tahun 2025. Diketahui, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari reses yang telah dilaksanakan oleh para anggota DPRD di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing. Dalam rapat kali ini, Ketua DPRD Konawe mengingatkan akan pentingnya keselarasan pembangunan […]

  • PT Surveyor Indonesia Cabang Kendari Dituding Langgar Hak Pekerja, Karyawan Tuntut Status PKWT dan Pembayaran Lembur

    PT Surveyor Indonesia Cabang Kendari Dituding Langgar Hak Pekerja, Karyawan Tuntut Status PKWT dan Pembayaran Lembur

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM, KENDARI – Serikat Buruh Kendari Bersatu (SBKB) bersama Gerbang Kota Kendari menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PT Surveyor Indonesia Cabang Kendari, Kamis (16/10/2025). Mereka menuding perusahaan milik negara itu mengabaikan hak-hak dasar tenaga kerja, terutama pekerja harian lepas yang belum mendapatkan kejelasan status kerja dan hak lembur. Aksi demonstrasi berlangsung di halaman […]

  • Heboh! Proyek Jalan di Bombana Diduga Disuplai Material dari Tambang Galian C Ilegal

    Heboh! Proyek Jalan di Bombana Diduga Disuplai Material dari Tambang Galian C Ilegal

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    BOMBANA, REGIONINDONESIA – Sejumlah proyek infrastruktur pemerintah di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot publik. Salah satunya proyek lanjutan pembangunan jalan By Pass-Rumbia dengan nilai anggaran mencapai Rp13 miliar yang diduga kuat menggunakan material batu dari tambang ilegal. Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, proyek tersebut memanfaatkan material batu gamping dari wilayah Kecamatan […]

expand_less