Breaking News
light_mode
Beranda » News » Heboh! Proyek Jalan di Bombana Diduga Disuplai Material dari Tambang Galian C Ilegal

Heboh! Proyek Jalan di Bombana Diduga Disuplai Material dari Tambang Galian C Ilegal

  • account_circle Tim
  • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
  • comment 0 komentar

BOMBANA, REGIONINDONESIA – Sejumlah proyek infrastruktur pemerintah di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot publik. Salah satunya proyek lanjutan pembangunan jalan By Pass-Rumbia dengan nilai anggaran mencapai Rp13 miliar yang diduga kuat menggunakan material batu dari tambang ilegal.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, proyek tersebut memanfaatkan material batu gamping dari wilayah Kecamatan Rumbia yang belum memiliki izin resmi dari pemerintah. Aktivitas ini memunculkan dugaan kuat adanya pelanggaran dalam pengadaan material proyek.

Sempat Dihentikan, Kini Proyek Kembali Berjalan

Sumber masyarakat menyebutkan, proyek lanjutan jalan By Pass-Rumbia sempat berhenti sekitar dua minggu setelah muncul dugaan penggunaan material ilegal. Namun, dalam beberapa pekan terakhir proyek tersebut kembali beraktivitas dengan lokasi pengambilan material yang berbeda.

“Sempat berhenti dua minggu kayaknya, tapi sekarang sudah jalan lagi. Mereka ambil material dari Desa Tapawahhi,” ujar salah satu warga Bombana yang enggan disebutkan namanya, Rabu (8/10/2025).

Aktivitas Tambang Ilegal Masih Marak di Bombana

Dugaan penggunaan material ilegal di proyek pemerintah bukan hal baru di Bombana. Sebelumnya, Forum Masyarakat Peduli Bombana (FMPB) sudah menyoroti maraknya aktivitas tambang galian C ilegal di Kecamatan Rumbia dan sekitarnya. Material dari tambang tersebut diduga ikut memasok kebutuhan beberapa proyek infrastruktur daerah.

“Kalau benar proyek pemerintah menggunakan material dari tambang ilegal, ini jelas pelanggaran serius. Pemerintah dan aparat penegak hukum harus bertindak tegas,” ujar Koordinator FMPB dalam keterangannya.

FMPB juga mendesak pemerintah daerah serta aparat penegak hukum untuk memperketat pengawasan terhadap proyek-proyek pemerintah, agar tidak lagi menggunakan material dari sumber ilegal yang berpotensi merugikan negara dan merusak lingkungan.

Belum Ada Klarifikasi Resmi

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor pelaksana, dinas teknis, maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penggunaan material ilegal dalam proyek tersebut. Tim BeritaRakyat.co masih berupaya melakukan konfirmasi untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut. (Tim).

  • Penulis: Tim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Konawe: Selamat Hari Bhayangkara, Terus Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

    Ketua DPRD Konawe: Selamat Hari Bhayangkara, Terus Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM – Ketua DPRD Kabupaten Konawe, I Made Asmaya, S.Pd., MM., menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-79 kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Konawe, Selasa (1/7/2025). Hal itu disampaikannya usai mengikuti upacara peringatan HUT Bhayangkara di halaman Kantor Bupati Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Dalam momen peringatan tersebut, politisi PDI Perjuangan itu menyuarakan […]

  • Hukum Dilanggar, Rakyat Disingkirkan, PT Antam UBPN Konut Abaikan Status Quo?

    Hukum Dilanggar, Rakyat Disingkirkan, PT Antam UBPN Konut Abaikan Status Quo?

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM-Ditengah proses hukum yang belum tuntas, PT Antam UBPN Konawe Utara kembali menjadi sorotan publik. Perusahaan tambang milik negara ini diduga tetap melakukan aktivitas penambangan secara diam-diam di kawasan Mandiodo, Kecamatan Molawe, meski lahan tersebut telah ditetapkan sebagai status quo oleh Pengadilan Negeri Unaaha. Status quo berarti larangan mutlak bagi seluruh pihak, baik perusahaan maupun […]

  • Pernah Demosi, Aktivis Soroti Pelantikan Sekretaris Dinas Cipta Karya Sultra

    Pernah Demosi, Aktivis Soroti Pelantikan Sekretaris Dinas Cipta Karya Sultra

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM, KENDARI – Pelantikan sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) beberapa hari lalu terus menuai sorotan tajam dari publik. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengangkatan Dr. Muh. Subhan AK ST MT sebagai Sekretaris Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang Provinsi Sultra. Direktur GAT Institut, Ashabul Akram, menilai proses […]

  • Kapolri Didesak Turun Tangan Usut Dugaan Peran Mantan Kapolda Sultra dalam Pengangkutan 80 ribu MT Ore Nikel 

    Kapolri Didesak Turun Tangan Usut Dugaan Peran Mantan Kapolda Sultra dalam Pengangkutan 80 ribu MT Ore Nikel 

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM – Polemik pengangkutan ore nikel sebanyak 80 ribu metrik ton di Sulawesi Tenggara kembali mengguncang publik setelah fakta persidangan mengungkap adanya dugaan keterlibatan aparat kepolisian dalam praktik ilegal tersebut. Aktivitas pengangkutan ore nikel oleh PT Multi Bumi Sejahtera (MBS) disebut dilakukan dengan menggunakan Surat Perintah Nomor 906/VIII/PAM.3.3/2020 yang ditandatangani mantan Kapolda Sultra, Irjen Pol […]

  • Reses II di Puriala Ketua DPRD Konawe Siap Kawal Aspirasi Warga

    Reses II di Puriala Ketua DPRD Konawe Siap Kawal Aspirasi Warga

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe, I Made Asmaya, S.Pd, MM, melaksanakan reses II Tahun 2025 di Desa Poanaha, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (26/2/2025). Diketahui, dalam kegiatan tersebut, I Made Asmaya yang merupakan politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berkesempatan untuk bertatap muka dan berdialog langsung […]

  • Hadiri hari Amal Bhakti Ke 79, I Made Asmaya; Kemenag Menjaga Kerukunan antar Umat beragama

    Hadiri hari Amal Bhakti Ke 79, I Made Asmaya; Kemenag Menjaga Kerukunan antar Umat beragama

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    REGIONINDONESIA.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Konawe, I Made Asmaya, menghadiri upacara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-79 Kementerian Agama (Kemenag) yang dilaksanakan di halaman kantor Kementerian Agama Kabupaten Konawe pada Jumat (3/1/2026). Diketahui, acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh agama dan pejabat daerah setempat, serta diwarnai dengan sejumlah kegiatan sosial untuk […]

expand_less